Senin, 29 Juni 2009

Karantina bagi yang belum mampu baca

Sebagai bentuk tanggungjawab dan kepedulian LEPPI terhadap mahasiswa Elrahma yang belum mampu membaca al-Qur'an, maka LEPPI menyelenggarakan KARANTINA diluar jam kuliah. Kegiatan yang dilaksanakan pada minggu ke 2 bulan juni ini menggunakan metode Tsaqifa, sistem 7 jam mampu membaca al-Qur'an. Alhamdulillah setelah karantina, sebagian besar peserta mengalami kemajuan yang signifikan. Namun peserta masih harusterus dipantau perkembangannya sampai betul2 lancar membaca al-Qur'an. Kepada temen2 peserta, LEPPI berharap selama liburan teman2 tetap berlatih melancarkan bacaannya. Insya Allah setelah masuk semester baru, LEPPI akan cek kembali perkembangan bacaannya..

Minggu, 26 April 2009

Kiat Sukses Jadi Enterpreneur & Nonton Bareng Laskar Pelangi

Tuntutan seseorang harus bekerja semakin tinggi, namun lowongan-lowongan kerja semakin sedikit dan itupun masih harus bersaing dengan sekian banyak pelamar kerja. Kalah bersaing artinya harus siap jadi pengangguran. Dalam kondisi seperti ini perlu ada orang yang senantiasa memotivasi masyarakat untuk menjadi enterpreneur, artinya orang yang mampu menciptakan pekerjaan bukan pencari kerja, mengolah sampah jadi emas dan kreatif mencari lahan yang belum digarap orang lain. Untuk itu, LEPPI Elrahma bekerjasama dengan pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Nanggulan menyelenggarakan Seminar Remaja bertajuk Kiat Sukses Jadi Enterpreneur Muda & Nonton Film Laskar Pelangi bagi para remaja di wilayah Sleman & Kulonprogo. Seminar ini dimaksudkan memberikan bekal bagi para remaja untuk tidak lagi berfikir menjadi pencari kerja tetapi pencetak pekerjaan. Acara yang berlangsung sejak pagi sampai jam 1 siang ini oleh teman-teman dari LEPPI & SQ Elrahma.

Jumat, 17 April 2009

Pelatihan & Pengobatan Ala Nabi

Tidak terbantahkan lagi bahwa orang yang menderita sakit semakin lama semakin banyak, dan model-model "ide kreatif" penyakit semakin berfareasi juga. Sementara penanggulangan terhadap gencarnya serangan penyakit tidak seagresif dan sekreatif penyakit itu sendiri. Bahkan disinyalir dibalik kandungan obat yang diberikan kepada pasien justru terdapat sesuatu yang membahayakan "racun" yang menimbulkan penyakit yang baru dan bisa jadi lebih parah dari sebelumnya. Berangkat dari hal itu, dipandang perlu ada wawasan untuk pengobatan alternatif dari model-model pengobatan yang sudah ada. Oleh karena itu kita mencoba melirik kembali pengobatan yang telah dilaksanakan oleh Nabi Muhammad saw, yaitu dengan mengadakan Pelatihan & Pengobatan Ala Nabi. Pelatihan yang akan dibimbing oleh Ust. M Fathurrahman Hafidz ini akan dilaksanakan pada ahad, 19 April 2009 di STMIK Elrahma pukul 08.00 - 16.00. Semoga Bermanfaat

LEPPI STMIK EL RAHMA 2009 Template by : kendhin x-template.blogspot.com